1. 1. Istiqamah
dalam segi amal, yaitu mematuhi perintah allah dan menjahui larangannya agar
amal saleh mereka bertambah dan dapat berkhidmad dengan baik
2. 2. Istiqamah dalam segi hal yaitu hadap hati agar dia senantiasa berkumpul dengan allah, tajalli wujut allah di dalam bathinnya sehingga dia tidak berpisah – pisah dengan allah dengan sebab pantulan cahaya sifat jalal dan jamal penyebab dia cinta dan rindu kepada allah.
Bilamana kedua istiqamah ini dapat di lakukan dengan baik, maka dia menjadi hamba Allah yang baik sebab sebab tidak ada lagi kefasiqan, kenifakan dan kesyirikan di dalam batinnya. Maka pada setiap hari dia bersungguh – sungguh dengan jalan sederhana untuk melakukan perkerjaan yang tidak bertentangan dengan hukum/ilmudan melaksanakan ikhlas sesuai dengan sunnah rasul dan tajalli keberadaan allah maka dia menyaksikannya sehingga selain allah termasuk dirinya hilang di dalam wujutnya. Maka baginya perlu mengamalkan Thariqat dengan baik serta suluk/memutuskan sangkutan selain allah
Kalau yang pertama untuk menetapkan amal dia perlu belajar’aqidah,hukum fiqih, dan memperbaiki nafsu agar dapat berahklak mulia. Yang pertama untuk memperbaiki zhahir dan yang kedua untuk bathinnya
Kemudian dia meninggalkan istiqamah, karena dia telah sampai pada tujuannya yaitu Allah Qayyumiyah Allah pada dirinya dan semesta hanya allah semata
Demikian sebahagian ajaran tauhid Tashawuf yang di angkat untuk umat islam di mana – mana .
